Kembali ke Blog

Apa itu Big Data?

Mengenal apa itu big data.

4 menit baca

Big Data

Big data adalah sekumpulan data yang memiliki volume atau ukuran yang besar, terdiri dari :

  • Data tersturktur : Data yang memiliki format, tata letak, angka yang terstruktur

contoh : Database, catatatan keuangan

  • Data semi-terstruktur : Data yang berisi format gabungan dari data yg terstruktur dan yg tidak.

contoh : File dapat bentuk format csv, xml, json, dll

  • Data tidak terstruktur : Data yang tidak memiliki bentuk / struktur khusus dan belum bisa di analisis

contoh : Interaksi media sosial

Berbagai data yang jenisnya berbeda ini akan disimpan dalam penyimpanan data yang disebut data lake lalu ke data warehouse.

Katakteristik

Big Data diperkenalkan oleh seorang analis industri yang bernama Dough Laney pada tahun 2001. Laney menyampaikan terdapat masalah utama dari suatu data yang besar, yang menjadi krakteristik masalah hingga saat ini :

  • Volume

Big data memiliki volumenya / ukuran yang besar (terabyte/petabyte), ini menggambarkan banyaknya data yang dikumpulkan dan dihasilkan dari berbagai sumber dan perangkat.

  • Velocity (Kecepatan)

Kecepatan data dikumpulkan dan dianalisis, baik dalam proses pengumpulan atau proses analisisnya, kecepatan pengiriman data menjadi kunci untuk menyediakan informasi dalam waktu nyata (real time).

  • Variety (Beragam/Variasi)

Data bersifat heterogen, dapat berasal dari berbagai sumber dan beberapa jenis, terstruktur, semi-terstruktur, dan tidak terstruktur, seperti teks, audio, dan video.

Terdapat dua karakteristik tambahan yang menjadi penentu keberhasilan :

  • Value (Nilai)

Nilai dari sebuah data yang relevan untuk dianalisis secara efektif, guna menghasilkan insight yang dapat membantu mendorong pengambilan keputusan.

  • Veracity (Kebenaran)

Tingkat keakuratan dan keandalan data, data yang memiliki tingkat keakuratan yang tinggi dapat dimanfaatkan organisasi untuk mengambil keputusan yang lebih baik dan tepat.

Cara Kerja Big Data

Konsep utama big data adalah semakin banyak visibilitas yang anda miliki tentang apapun, semakin efektif anda dapat memperoleh insight untuk mengambil keputusan yang lebih baik, menemukan peluang pertumbuhan, dan meningkatkan model bisnis

Diperlukan tiga tindakan utama untuk membuat big data berhasil :

  • Integrasi

Big data mengumpulkan data mentah yang berukuran terabyte, dan terkadang sampai petabyte, dari banyak sumber yang harus diterima, diproses, dan diubah ke dalam format yang diperlukan oleh pengguna bisnis dan analis untuk memulai menganalisanya.

  • Pengelolaan

Big data memerlukan penyimpanan yang bersar, baik di cloud, atau server, maupun keduanya. Data harus disimpan dalam bentuk apapun yang diperlukan. Data tersebut juga harus diakses secara realtime.

  • Analisis

Melakukan analisis untuk mencapai sebuah insight dengan cara yang dapat dipahami semua orang, misalnya dengan melakukan visualisasi grafik, bagan, dashboard.

Fungsi Big Data

Dengan karakteristik yang unik big data membawa berbagai fungsi yang memberikan dampak signifikan dalam berbagai sektor, fungsi utama big data:

  • Memprediksi dan menganalisis masalah

Dengan menganalisis data dalam skala yang besar big data dapat mengidentifikasi pola - pola tersembunyi dan hubungan antar variabel yang sulit ditemukan dengan metode konvensional.

  • Optimasi pengembangan produk

Menggunakan hasil analisisnya sebagai dasar untuk pengambilan keputusan yang lebih baik dalam mengembangkan produk baru atau meningkatkan produk yang sudah ada, analisis ini dapat membantu memahami preferensi pelanggan, tren pasar, serta kebutuhan dan harapan konsumen.

  • Mengurangi waktu dan biaya

Dengan menyimpan dan menganalisis data secara efisien, perusahaan dapat mengurangi biaya penyimpanan daya yang mahal serta mempercepat proses pengiriman dan penerimaan data.

Manfaat Big Data

Big Data membawa manfaat yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan.

  • Big Data dalam Bisnis

Big data sebagai aset berharga untuk memahami perilaku konsumen dan tren pasar, pelaku usaha mengandalkan data aktivitas pengguna di media sosial dam interaksi lainnya, untuk menginformasikan keputusan mereka dalam memasarkan produk dan merancang kampanye pemasaran, hal ini membantu perusahaan meningkatkan keberhasilan pemasaran dan meningkatkan keterlibatan konsumen.

  • Big Data dalam Transportasi

Aplikasi seperti Google Maps menggunakan sistem GPS yang besar dan kompleks untuk memberikan informasi tentang kondisi lalu lintas, rute tercepat, dengan data yang terus diperbaharui google maps membantu pengguna untuk menghindari kemacetan, menemukan rute alternatif, dan mencapai tujuan dengan efisien.

  • Big Data dalam Pendidikan

Big data dapat dijadikan alat yang berharga untuk mengidentifikasi kebutuhan siswa dan menyusun kurikulum yang relevan, data tersebut memungkinkan pemangku kepentingan seperti kepala sekolah / rektor untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan hasil akademik siswa.

  • Big Data dalam kesehatan

Aplikasi seperti peduli lindungai memanfaatkan data vaksinasi dan riwayat paparan virus COVID-19 untuk mengawasi dan mengendalikan penyebaran penyakit, dengan analisis yang cermat, pemerintah dan pemangku kepentingan kesehatan dapat mengambil tindakan yang tepat untuk melindungi masyarakat dan membatasi dampak pandemi.

  • Big Data dalam Industri Ritel

Perusahaan ritel besar seperti amazon memanfaatkan big data untuk meningkankan pengalaman belanja online konsumen, dengan menganalisis riwayat pembeliam, preferensi profuk, dan perilaku belanja konsumen, dengan data ini amazon dapat menawarkan rekomendasi produk yang lebih tepat dan personal kepada setiap pelanggan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan, serta membantu meningkatkan penjualan dan profitabilitas perusahaan.

Terima kasih sudah membaca! 🙏

Lihat artikel lainnya